Dasar Elektronika

Dunia elektronika sangat menarik untuk dipelajari karena dapat menjadi ajang kreasi tanpa batas, khususnya bagi yang tertarik akan perkembangan teknologi masa kini seperti smartphone, robotik, kendaraan listrik,bahkan pesawat non awak. Namun harus dipersiapkan beberapa hal sebelumnya, khusunya pengetahuan dasar elektronika (mulai diajarkan di sekolah dasar baik di pelajaran keterampilan maupun kegiatan ekskul) dan komponen komponen elektronika
Pengetahuan dasar elektronika yang wajib dikuasai adalah hukum Ohm, yaitu mengenai tegangan, arus listrik, dan hambatan. Contoh pemakaian hukum Ohm yang sederhana sekaligus pertanyaan yang sering ditanyakan 🙂 Ada sebuah ‘lampu’ LED dengan spesifikasi tegangan 3 Volt, arus 20mA (baca : mili Ampere) dan power supply 12 Volt 3A, berapakah resistor yang harus dipasang agar LED dapat menyala cukup terang dan awet?
Resistor, kapasitor, diode,transistor, IC, adalah contoh contoh komponen elektronika yang perlu diketahui fungsi-fungsinya. Resistor sebagai pembatas arus listrik, kapasitor sebagai ‘penampung’ arus listrik, diode sebagai penyearah. Suatu rangkaian Diode, kapasitor, dan resistor bisa berfungsi sebagai rangkaian penyearah arus AC menjadi DC yang umumnya digunakan untuk membuat rangkaian power supply.
Alat ukur, tidak kalah pentingnya juga harus dimengerti cara pakai dan kegunaannya Bahkan alat ukur inilah yang kelak sangat bermanfaat bagi teknisi, desainer, atau pun praktisi di bidang elektronika.

foto ilustrasi : ambil di google, bukan hak milik saya

Published: 08/08/2018